Harga TBS Sawit Riau Turun, Pemerintah Dorong Transparansi dan Perlindungan Petani

oleh -2197 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT Sumatera
InfoSAWIT Sumatera
Dok. Sawit Fest 2021/Foto: Syahrul Hidayat/Angkut TBS Sawit pakai motor.

InfoSAWIT SUMATERA, PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada periode 12–18 November 2025. Penetapan harga oleh Dinas Perkebunan Riau menunjukkan tren melemah seiring dengan turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di pasar global.

Dalam rapat penetapan harga yang digelar Senin (11/11/2025), harga tertinggi TBS umur 9 tahun ditetapkan sebesar Rp3.390,42 per kilogram, turun Rp118,67 atau sekitar 3,38 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, menyebut penurunan harga pekan ini tidak terlepas dari dinamika pasar minyak nabati dunia. “Harga CPO turun sebesar Rp390,42 per kilogram dan kernel turun sebesar Rp822,34 per kilogram dibandingkan minggu lalu,” ungkapnya.

BACA JUGA: Palm Oil Tour RSPO 2025: Petani Kecil Jadi Ujung Tombak Transformasi Pasar Sawit Berkelanjutan RSPO

Meski harga TBS menurun, pemerintah provinsi memastikan proses penetapan dilakukan secara transparan melalui mekanisme tim penetapan harga yang melibatkan berbagai pihak. Defris menegaskan bahwa formula perhitungan telah mengacu pada tabel rendemen terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati bersama.

“Untuk periode ini, indeks K ditetapkan sebesar 92,62 persen, sedangkan harga cangkang sawit ditetapkan Rp26,10 per kilogram dan berlaku satu bulan ke depan,” jelasnya dikutip InfoSAWIT Sumatera dari Media Center Riau, Selasa (11/11/2025).

Harga rata-rata CPO di KPBN tercatat Rp13.853,67 per kilogram, sementara kernel mencapai Rp12.080,00 per kilogram. Beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) diketahui tidak melakukan transaksi penjualan selama periode penetapan harga. Sesuai Permentan Nomor 01 Tahun 2018, jika terjadi kondisi seperti ini, maka harga yang digunakan adalah rata-rata hasil validasi tim atau data KPBN.

BACA JUGA: Petani Sawit Swadaya Dorong Perubahan Paradigma Pasar Sawit Berkelanjutan

Lebih jauh, Defris menegaskan komitmen Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS untuk memperkuat tata kelola harga yang lebih terbuka dan berkeadilan. “Kami berupaya memastikan semua proses sesuai regulasi, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Tujuannya agar harga yang ditetapkan benar-benar mencerminkan kondisi pasar dan melindungi kepentingan petani,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menjaga stabilitas pendapatan petani sawit, terutama kelompok swadaya yang masih bergantung pada fluktuasi harga di tingkat pabrik.

Adapun harga pembelian TBS kelapa sawit kemitraan swadaya Provinsi Riau periode 12–18 November 2025 ditetapkan sebagai berikut:

Umur 3 tahun: Rp2.623,73/kg

Umur 4 tahun: Rp2.927,31/kg

Umur 5 tahun: Rp3.142,79/kg

Umur 6 tahun: Rp3.264,22/kg

Umur 7 tahun: Rp3.337,58/kg

Umur 8 tahun: Rp3.378,11/kg

Umur 9 tahun: Rp3.390,42/kg

Umur 10–20 tahun: Rp3.354,52/kg

Umur 21 tahun: Rp3.297,48/kg

Umur 22 tahun: Rp3.231,95/kg

Umur 23 tahun: Rp3.157,45/kg

Umur 24 tahun: Rp3.101,06/kg

Umur 25 tahun: Rp3.054,76/kg

(T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com