RSPO Gandeng Hongshan Zoo: Diplomasi Sawit Berkelanjutan dari Kuala Lumpur ke Nanjing

oleh -1156 Dilihat
Editor: Redaksi InfoSAWIT Sumatera
InfoSAWIT Sumatera
Doc. RSPO/CEO of RSPO, Joseph D’Cruz (kiri) & Bai Yali, Deputy Director of the Management Office of Nanjing Hongshan Forest Zoo (kanan).

InfoSAWIT SUMATERA, KUALA LUMPUR — Upaya membangun jembatan antara industri sawit berkelanjutan dan pelestarian satwa liar kini memasuki babak baru. Dalam momentum bersejarah di ajang Roundtable on Sustainable Palm Oil (RT2025), The Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Nanjing Hongshan Forest Zoo (Hongshan Zoo), Tiongkok.

Kolaborasi ini menandai titik temu unik antara dunia sertifikasi keberlanjutan dan lembaga konservasi satwa, dua entitas yang sebelumnya jarang bersinggungan secara langsung. Namun kini, keduanya bersatu dalam visi bersama: melindungi keanekaragaman hayati sembari mendorong konsumsi minyak sawit yang lebih bertanggung jawab.

“Keanekaragaman hayati adalah inti dari misi kami,” ujar Joseph D’Cruz, CEO RSPO, dalam pernyataannya yang dikutip InfoSAWIT Sumatera, Kamis (6/11/2025). “Melalui kemitraan dengan Hongshan Zoo, kami ingin memperlihatkan bagaimana keberlanjutan tidak hanya soal sertifikasi, tapi juga soal membangun kembali hubungan manusia dengan alam.”

BACA JUGA: RT2025: Diplomasi Sawit Berkelanjutan, Wamenlu RI Dorong Keadilan dalam Regulasi EUDR

MoU yang ditandatangani di sela-sela konferensi RT2025 di Kuala Lumpur itu membuka jalan bagi serangkaian program edukasi dan kampanye publik di Tiongkok. Fokusnya adalah mengenalkan masyarakat pada Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) — minyak sawit yang diproduksi dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Hongshan Zoo, yang dikenal sebagai salah satu kebun binatang konservasi paling progresif di Tiongkok, akan menjadi pusat edukasi publik tentang keterkaitan antara minyak sawit dan kelestarian satwa liar. “Sebagai lembaga konservasi urban, kami punya tanggung jawab untuk membantu masyarakat memahami dampak dari pilihan sehari-hari mereka,” tutur Bai Yali, Deputy Director Hongshan Zoo. “Dengan RSPO, kami bisa membawa isu keberlanjutan ini lebih dekat ke publik, terutama generasi muda.”

Kerja sama ini meliputi kampanye kesadaran bersama, pelatihan edukasi lingkungan, hingga promosi penggunaan produk berlabel RSPO di fasilitas publik. Di masa depan, pengunjung Hongshan Zoo bahkan akan menemukan zona edukatif yang menjelaskan bagaimana minyak sawit berkelanjutan dapat membantu melindungi habitat orangutan, gajah, dan spesies lain yang selama ini terdampak deforestasi.

BACA JUGA: Harga TBS Plasma Riau Turun, CPO dan Kernel Melemah Tekan Harga Petani

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi RSPO memperluas pengaruhnya di pasar Tiongkok — salah satu konsumen minyak sawit terbesar di dunia. Dengan menggandeng lembaga yang memiliki reputasi tinggi di bidang konservasi, RSPO tidak hanya memperkuat pesan keberlanjutan, tetapi juga memperluas jangkauan edukasi ke level masyarakat umum.

Dalam laporan dampak terbarunya, RSPO mencatat lebih dari 425.000 hektar area High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCS) telah dilindungi di bawah standar RSPO di 25 negara. Kolaborasi dengan Hongshan Zoo diharapkan menjadi katalis untuk menghubungkan capaian konservasi tersebut dengan kesadaran konsumen di negara-negara importir minyak sawit. (T2)

InfoSAWIT

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com