Tingkatkan Penghasilan petani, Balitbangda Sumbar Pelajari Pembuatan Gula Merah dari Sawit

oleh -299 Dilihat
InfoSAWIT Sumatera
Balitbangda Kabupaten Pasaman Barat bersama Balitbangda Provinsi Sumatera Barat mempelajari proses pembuatan gula merah dari air pohon kelapa sawit. . Foto: Istimewa

InfoSAWIT SUMATERA, SIMPANG EMPAT – Kunjungan ke petani pengolah gula merah sawit kembali dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Pasaman Barat bersama Balitbangda Provinsi Sumatera Barat untuk mempelajari proses pembuatan gula merah dari pohon kelapa sawit.

Bustavedia, Kepala Balitbangda Provinsi Sumatera Barat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan penelitian yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Sebelumnya, telah dilakukan kunjungan ke petani pengolah gula merah di kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat. Namun, hasil olahan petani dari tetesan air pohon kelapa sawit masih kurang berhasil,” jelas Bustavedia dikutip InfoSAWIT dari Antara yang ditulis Selasa, 20 April 2024. 


Sebagai upaya untuk memperbaiki hasil tersebut, dilakukan kunjungan bersama ke Balai Penelitian Kelapa Sawit di Medan, namun hasilnya belum maksimal. Oleh karena itu, dilakukan kunjungan ke Kabupaten Muko Muko, Bengkulu, berdasarkan informasi tentang keberhasilan petani di daerah tersebut dalam mengolah air pohon kelapa sawit menjadi gula merah.

BACA JUGA: PTPN IV Bakal Bangun 2 Pabrik Minyak Sawit Merah Sekaligus, Lokasinya di Pantai Timur

Sementara itu, menurut Kepala Balitbangda Pasaman Barat, Ikhwanri, mengatakan keinginannya untuk meningkatkan produktivitas petani sawit di Pasaman Barat melalui kajian bersama dengan Balitbangda Provinsi Sumatera Barat. “Hasil uji laboratorium dari UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat menunjukkan hasil yang menggembirakan terhadap sampel yang diambil dari olahan petani di Sungai Aur,” kata Ikhwanri.

Dari hasil kunjungan ke Kabupaten Muko Muko, ternyata pembuatan gula merah dari air kelapa sawit pernah berhasil pada tahun 2008 hingga 2015. Namun, setelah itu, terhenti akibat terbatasnya pohon sawit untuk diremajakan serta kurangnya perhatian terhadap persaingan harga. 

“Semoga kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi Kabupaten Pasaman Barat dalam meningkatkan penghasilan petani,” tutupnya. (T3)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com