Begini Nasib Produksi CPO di Tahun 2024 Menurut Prediksi Luar Negeri. Argentina dan Brazil Pesta Pora?

oleh -578 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, MEDAN – Nasib tingkat produksi dan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunannya di pasar global diprediksi tidak seperti yang diharapkan oleh para produsen.

Demikian prediksi sejumlah pihak luar negeri terhadap nasib produksi CPO, minyak nabati lainnya, jagung, gandum, dan beras secara global sebagaimana dikutip InfoSAWIT SUMATERA dari laman Reuters dan VOA Indonesia, Rabu (27/12/2023).


Pihak asing atau luar negeri yang dimaksud adalah Ole Houe selaku Direktur Layanan Konsultasi pada pialang pertanian IKON Commodities di Sydney.

Harga Minyak Nabati Bakal Naik di 2024, Kebijakan Sawit Indonesia Sangat Dinanti

Serta Commerzbank AG yang merupakan perusahaan perbankan dan jasa keuangan global yang berkantor pusat di Frankfurt am Main, Jerman.

Sebagai informasi tambahan, Commerzbank adalah bank terbesar kedua di Jerman setelah Deutsche Bank.

Mereka bilang kemungkinan produksi CPO dan produk turunannya akan mengalami penurunan secara global pada tahun 2024.

Walau Kerap Ditekan, GAPKI Yakin Sawit Tetap Tegar di Tahun 2024

Semua ini ternyata akibat dampak dari cuaca kering atau El Nino yang berkepanjangan yang terjadi selama beberapa bulan di berbagai negara di benua Asia pada tahun 2023 ini.

Kondisi alam tersebut dinilai berpotensi mendukung penurunan harga minyak goreng sebesar lebih dari 10 persen pada 2023.

Mirisnya, penurunan produksi ini terjadi seiring meningkatnya harapan akan permintaan untuk pembuatan bahan bakar nabati (BBN) biodiesel dan kebutuhan memasak yang menggunakan minyak kelapa sawit.

Jadi Titik Sentral Harga Sawit, Indonesia Diminta Kaji Ulang Rencana Penerapan B40

Yang bikin dada ini terasa semakin sesak adalah fenomena cuaca El Nino, yang mengakibatkan kekeringan di sebagian besar Asia pada tahun 2023 ini, malah diprediksi akan berlanjut hingga pada paruh pertama 2024.

Artinya, setidaknya mulai Januari hingga bulan Mei 2024, banyak negara di Asia bakal tetap mengalami El Nino dan menekan laju produksi pertanian dan perkebunan.

Cuaca kering akan mengancam pasokan beras, gandum, minyak kelapa sawit, dan produk pertanian lainnya di beberapa negara produsen dan pengimpor pertanian terbesar di dunia.

Tiongkok Dijadikan Kemendag sebagai Penyebab Naiknya Harga Referensi CPO Periode 16-30 November 2023

Tetapi, kesedihan yang dialami produsen CPO seperti Indonesia dan Malaysia sepertinya bakal berbanding terbalik dengan produsen miyak nabati lain di kawasan Amerika Latin, terutama Argentina dan Brazil.

Disebutkan bahwa ada kabar baik dari produsen tanaman biji-bijian, yakni produksi jagung, gandum, dan kedelai di Amerika Selatan diperkirakan akan meningkat pada 2024, meskipun cuaca yang tidak menentu di Brazil memicu keraguan.

Di Argentina, curah hujan yang melimpah di lahan pertanian kemungkinan akan meningkatkan produksi kedelai, jagung, dan gandum di salah satu negara pengekspor biji-bijian terbesar di dunia.

Menimbang Nasib Bisnis Biodiesel Sawit di 2024 yang Berpotensi Terpengaruh Sikap 3 Raksasa

Brazil diperkirakan akan mencapai rekor produksi pertanian pada 2024, meskipun perkiraan produksi kedelai dan jagung di negara tersebut telah berkurang dalam beberapa minggu terakhir karena cuaca kering.

Jika situasi di atas benar terjadi demikian, akankah Argentina dan Brazil sebagai produsen minyak kedelai bakal pesta pora karena berpotensi bakal menguasai pasar minyak nabati global, setidaknya, selama setengah tahun pada 2024?

Analis Bloomberg Bilang Begini Soal Nasib Ekspor CPO Indonesia ke Tiongkok

Entahlah, biar waktu yang menjawab. Pasalnya, pihak asing di atas pun memprediksi inflasi masih menghantui banyak negara di dunia sehingga menggerus daya beli terhadap produk pangan. (T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com