Apa Sih SAF yang Dipakai Pesawat Pribadi Band Coldplay Itu?

oleh -281 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, JAKARTA – Heboh soal penggunaan minyak goreng bekas atau minyak jelantah, atau dalam bahasa Inggris disebut used cooking oil (UCO), yang dipakai oleh Coldplay, band asal London, Inggris, di pesawat pribadi mereka, terus berlanjut.

Banyak yang belum tahu kalau UCO yang dipakai Coldplay dikenal juga dengan nama bioavtur dan termasuk sebagai bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF)


Lalu, apa dan bagaimana cara kerja SAF itu sesungguhnya?

Heboh Jet Pribadi Coldplay Pakak Bioavtur Minyak Jelantah

Dari beragam informasi yang berhasil dihimpun InfoSAWIT SUMATERA, Selasa (28/11/2023), dijelaskan bahwa SAF memang ditujukan untuk industri penerbangan.

Bahan bakar ini dihasilkan dari bahan baku berkelanjutan dan kandungan kimianya sangat mirip dengan bahan bakar jet fosil tradisional.

Penggunaan SAF menghasilkan pengurangan emisi karbon dibandingkan dengan bahan bakar jet tradisional yang digantikannya selama siklus hidup bahan bakar tersebut.

APICAL Dukung Pemerintah Indonesia untuk Mengembangkan SAF ke Pasar Internasional

Beberapa bahan baku yang umum digunakan adalah minyak goreng sawit dan minyak limbah non-sawit lainnya yang berasal dari hewan atau tumbuhan.

Atau dari limbah padat dari rumah dan bisnis, seperti kemasan, kertas, tekstil, dan sisa makanan yang seharusnya dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) atau pembakaran.

Sumber potensial lainnya mencakup limbah kehutanan, seperti limbah kayu, dan tanaman energi, termasuk tanaman cepat tumbuh dan alga. SAF saat ini terbuat dari minyak jelantah dan lemak kotoran hewan.

Menimbang Nasib Bisnis Biodiesel Sawit di 2024 yang Berpotensi Terpengaruh Sikap 3 Raksasa

Mengapa SAF Penting? Perlu diketahui kalau bahan bakar jet mengandung banyak energi dibandingkan bobotnya. Nah, kepadatan energi inilah yang memungkinkan penerbangan komersial.

Saat ini, tidak ada pilihan lain yang layak untuk mengangkut sekelompok orang dengan cepat dalam jarak yang sangat jauh, jadi kita bergantung pada jenis bahan bakar ini dalam penerbangan.

Penerbangan pulang pergi antara London dan San Francisco memiliki jejak karbon per tiket ekonomi sebesar hampir 1 ton CO2e.

Peneliti BRIN Kaji 1.000 PKS Bisa Hasilkan Biogas Pengganti Energi Minyak Bumi

Dengan industri penerbangan yang diperkirakan akan meningkat dua kali lipat menjadi lebih dari 8 miliar penumpang pada tahun 2050.

Karena itu menjadi penting bagi kita untuk mengambil tindakan untuk mengurangi emisi karbon penerbangan dan SAF adalah salah satu cara untuk melakukan hal tersebut.

Berapa Banyak Karbon yang Bisa Dihemat?

Proses Panjang dalam Penerapan Bioavtur Sawit ke Dunia Penerbangan

SAF memberikan pengurangan emisi karbon hingga 80 persen selama siklus hidup bahan bakar dibandingkan dengan bahan bakar jet tradisional yang digantikannya.

Namun ini bergantung pada bahan baku berkelanjutan yang digunakan, metode produksi, dan rantai pasokan ke bandara.

SAF dapat dicampur hingga 50 persen dengan bahan bakar jet tradisional dan semua uji kualitas diselesaikan sesuai bahan bakar jet tradisional.

Sukses Diujiterbangkan di Pesawat Garuda Indonesia, Bioavtur Disebut Sebagai Mimpi Besar yang Terwujud

Campuran tersebut kemudian disertifikasi ulang sebagai Jet A atau Jet A-1.

Bahan bakar ini dapat ditangani dengan cara yang sama seperti bahan bakar jet tradisional.

Dengan demikian tidak diperlukan perubahan pada infrastruktur pengisian bahan bakar atau pada pesawat yang ingin menggunakan SAF.

CPO Masih Mahal, Pertamina Mungkin Coba Pakai UCO atau POME untuk Pembuatan Bioavtur

Pada tahun 2016, ada sebuah operator pertama yang memulai pasokan komersial SAF melalui sistem pengisian bahan bakar hidran yang ada, di Bandara Oslo, Norwegia.

Perlu diketahui kalau SAF ini cocok untuk semua pesawat, terutama yang disertifikasi menggunakan spesifikasi bahan bakar jet. (T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com