Begini Cara Pengolahan POME Menjadi Biogas

oleh -819 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, JAKARTA – Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sri Djangkung Sumbogo Murti, saat ini tengah meneliti dan mengkaji pengolahan limbah cair minyak sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas.

Dalam keterangan resmi yang diperoleh InfoSAWIT SUMATERA, Minggu (12/11/2023), disebutkan kalau Sri Djangkung Sumbogo Murti adalah periset BRIN yang fokus pada pengembangan biogas.


Sumbogo Murti sendiri diketahui memiliki latar belakang pendidikan hang cukup mentereng, yakni lulusan Kyushu University, Jepang.

Ia menjelaskan, bahan POME banyak terdapat di hampir seribu pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Indonesia.

Peneliti BRIN Kaji 1.000 PKS Bisa Hasilkan Biogas Pengganti Energi Minyak Bumi

Sumbogo mengatakan, kegiatan produksi metanol sebagai pengganti atau subsitusi bahan bakar minyak (BBM) dari biogas (metana).

Caranya, kata dia, adalah melalui reaksi oksidasi partial dengan katalis ZSM-5 yang saat ini memang sedang dilakukan di Indonesia.

Kata dia, Indonesia memerlukan banyak energi, dan itu bisa diperoleh dari banyaknya potensi yang dihasilkan kelapa sawit.

“Saat ini Indonesia mempunyai pabrik pengolahan kelapa sawit, dan setiap pabrik sawit itu pasti mengeluarkan limbah, yaitu palm oil mill effluent (POME),” kata Sumbogo.

Di PERISAI 2023, BRIN Hadirkan Beragam Produk Unggulan

“Limbah ini apabila tidak diolah secara baik, maka akan mengeluarkan gas metana. Kita mempunyai pabrik pengolahan minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terbanyak di dunia,” kata Sumbogo lagi.

Ia mengingatkan, POME yang dihasilkan setiap PKS, apabila jika tidak diolah dengan baik akan mengeluarkan gas emisi atau gas metana (Ch4).

“Dan Anda harus tahu, gas metana itu daya rusaknya 21 kali lebih besar ketimbang gas CO2 atau karbon dioksida. Artinya metana ini lebih buruk lagi efeknya,” ujar Sumbogo mengingatkan.

Sumbogo juga menjelaskan bagaimana proses POME menjadi Biogas. Kata dia, cairan POME biasanya ditampung dalam kolam-kolam dan bak-bak milik PKS .

Ini Dasar Ilmiah Periset BRIN Terkait Penggunaan Limbah Sawit untuk Diagnosa Penyakit Paru

“Jadi bukan serabut kelapanya tapi limbah cairnya yang dimanfaatkan untuk bahan bakar yang menghasilkan metanol,” papar Sumbogo Murti.

Saat ini, ungkapnya, telah ada dua plant pengolah POME, satu didesain untuk pembangkit listrik tenaga biogas berkapasitas 750 kilo watt per hour atau per jam dengan memanfaatkan POME.

Yang satu lagi, kata Sumbogo Murti, didesain untuk membuat plant pembangkit biogas boiler co-firing dengan kapasitas 200 meter kubik per jam.

“Kedua plant ini memanfaatkan separuh dari limbah POME yang ada.” jelas Sumbogo.

BRIN, USU, dan PTPN IV Sepakat Manfaatkan Bungkil Inti Sawit untuk Pakan Ternak Unggas

Pihaknya pun sudah menjajaki kerjasama pebgolahan POME menjadi biogas ini dengan sejumlah pihak, seperti dengan PTPN V Riau, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Riau (UNRI).

Kerjasama yang digalang itu, ucap Sumbogo, memungkinkan pengolahan POME menjadi biogas, kemudian dapat dikonversi menjadi listrik dan bahan bakar untuk boiler.

“Hal ini untuk mendukung upaya Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) sesuai dengan kesepakatan United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) COP 21 di Paris,” kata dia.

Ia mengingatkan kalau COP 21 di Paris telah menetapkan target menurunkan emisi GRK hingga tahun 2030, dan ndonesia juga telah berkomitmen mencapai net zero emission (NZE) pada tahun 2060.

POME dan Tankos Sawit Mulai Dilirik untuk Program Bioenergi

Kendala Dana
Meskipun punya niat dan tujuan yang baik, tetapi Sumbogo Murti dan para peneliti di BRIN memiliki kendala dalam pengolahan POME menjadi biogas.

Kendala tersebut, kata Sumbogo, ada dalam bentuk pendanaan yang kurang maksimal.

Meskipun menghadapi kendala dana, Sumbogo dan timnya telah melakukan studi literatur dan penggunaan bahan baku alternatif di luar POME.

Seperti, kata dia, limbah sekam padi dan limbah pabrik batu bara untuk membuat katalis yang diperlukan dalam konversi metana menjadi metanol.

Saat Hari Pahlawan, Teringat pada Timur Pane, Naga Bonar, dan Pentingnya Perkebunan Sawit

Selain itu, penelitian mereka telah berhasil mengubah limbah POME menjadi biogas yang memiliki potensi besar.

“Dalam skenario ideal, jika semua POME di Indonesia dimanfaatkan sebagai bahan baku biogas, maka biogas dapat menggantikan hampir 50 persen impor elpiji di Indonesia,” ucap Sumbogo.

Kata Sumboga, segala upaya dan inovasi BRIN dalam mengembangkan biogas sebagai sumber energi alternatif berpotensi memberikan harapan bagi bangsa Indonesia.

Khususnya dalam upaya mengatasi krisis energi dan mendukung upaya menjaga lingkungan yang lebih bersih di Indonesia.

Mau Investasi Bioenergi Sawit, Ini Sejumlah Kemudahan dari Pemerintah

Ia mengungkapkan bahwa tujuan BRIN dalam meneliti POME ini adalah agar biogas dapat dimanfaatkan di berbagai tempat, bukan hanya di pabrik kelapa sawit.

“Dengan demikian hal ini akan mendorong keberlanjutan energi di negara tercinta kita ini,” tegas Sri Djangkung Sumbogo Murti.(T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke sawit.magazine@gmail.com