Dari Rekomendasi Teman, Petani dari Kuansing Riau Bahagia Pakai Bibit Sawit Produksi PTPN V

oleh -600 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, TELUK KUANTAN – Berkat rekomendasi seorang teman, Rustam Efendi, memberanikan diri membeli 1.000 bibit sawit yang diproduksi oleh PTPN V dan dijual melalui aplikasi sawit rakyat online.

Dari keterangan resmi yang diperoleh InfoSAWIT SUMATERA, Jumat (20/10/2023), disebutkan bahwa Rustam Effendi adalah seorang petani sawit asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinso Riau.


Ia mengatakan kebijakan penyediaan bibit sawit unggul bersertifikat yang dilakukan oleh PTPN V sangat membantu petani swadaya seperti dirinya.

Ia membeli 1.000 bibit sawit unggul PTPN V untuk peremajaan saeit seluas 8 hektar (Ha) kebun sawit miliknya di tahun 2021.

“Saat itu saya dapat rekomendasi dari seorang teman sesama petani yang telah membeli terlebih dahulu,” kata dia di Kuansing.

Sawit Rakyat Online, Aplikasi PTPN V yang Bikin Petani Gampang Dapat Bibit Unggul

“Hasilnya bapak bisa lihat sendiri. Sangat sehat. Signifikan. Buahnya sangat bagus dan telah belajar panen. Saya sangat puas sekali,” lanjut dia.

Terlebih lagi, Rustam mengatakan para petani tidak dilepas begitu saja usai membeli bibit sawit unggul tersebut.

PTPN V, kata dia, terus memberikan rekomendasi pemupukan hingga perawatan sehingga bibit sawit jenis DxP PPKS 450 dan DxP PPKS Simalungun tersebut.

Tidak hanya itu, Rustam juga mengatakan kebijakan PTPN V yang menyiapkan bibit sawit unggul melalu aplikasi sawit rakyat online yang tersedia pada versi Android sangat memudahkan petani.

Selain transparan, dia mengatakan petani saeit juga diberikan kemudahan untuk melacak ketersediaan bibit sesuai alamat pembeli.

PTPN V dan PT RPN Kembangkan Sistem yang Bisa Cegah Losses CPO di PKS

“Ini terobosan yang luar biasa dari PTPN V. Sebagai petani sawit, program ini menjadi jawaban atas kerisauan kami akan tsunami bibit sawit palsu di pasaran” demikian Rustam.

Hal senada disampaikan Burhan dan ribuan petani sawit swadaya lainnya yang mengaku terbantu dengan program dan kebijakan PTPN V.

Senebtara itu CEO PTPN V Jatmiko Santosa mengatakan, terobosan yang dilakukan PTPN V itu adalah bagian dari upaya memangkas ketimpangan produktivitas petani sawit.

“Salah satunya adalah melalui pendekatan digitalisasi,, termasuk menciptakan aplikasi sawit rakyat online,” kata Jatmiko Santosa.

Strategi tersebut, kata dia, terbukti mampu memudahkan petani mengakses dan mendapatkan bibit sawit unggul bersertifikat.

Total Produksi CPO PTPN V Lebih Setengah Juta Ton, Mayoritas untuk Dalam Negeri

Pascadiluncurkan pertama kali pada akhir 2021 lalu, ia mengatakan aplikasi yang dapat diakses melalui playstore tersebut telah diunduh lebih dari 10.000 kali.

Bahkan, kata dia, aplikasi yang dirancang dengan sederhana dan dapat digunakan dengan mudah oleh para petani tersebut mendapat penilaian positif dari para pengguna.

“Kita bersyukur aplikasi yang dirancang dan dikembangkan oleh insan-insan PTPN V ini memberikan manfaat besar kepada petani untuk mendapatkan bibit sawit berkualitas dan bersertifikat,” kata CEO PTPN V Jatmiko Santosa.

Ia mengatakan, maraknya bibit sawit palsu yang beredar luas di kalangan para petani menjadi dasar utama lahirnya kebijakan pembukaan kran bibit sawit yang dilepas secara daring tersebut.

Program tersebut dilangsungkan secara masif dan berkelanjutan di tujuh sentra sekitar unit perusahaan pada 2021 lalu.

Dari Tangan Nik Nazmi bin Nik Ahmad, Jatmiko Santosa Terima Penghargaan Asean Energy Awards 2023 Buat PTPN V

Selama tiga tahun terakhir program itu berjalan dengan sangat baik dan mendapat antusiasme tinggi dari para petani.

Seolah oase di gurun pasir, dalam kurun waktu dua tahun, lebih dari 1,5 juta bibit diserap sekitar 5.100 petani sawit.

Jatmiko mengatakan bahwa keberadaan bibit palsu sejatinya telah mendera petani begitu lama. Keberadaan bibit palsu membuat petani merana hingga tiga dekade lamanya.

“Bayangkan, ketika salah pilih bibit, maka petani sawit tertipu. Selama 25 hingga 30 tahun lamanya sawit mereka tidak tumbuh maksimal, produktivitas rendah, dan ekonomi pun terganggu. Inilah kenapa program ini kita hadirkan, termasuk melalui sentuhan teknologi,” ujarnya.

Tidak hanya fasilitas penjualan bibit, lanjutnya, aplikasi tersebut juga menyediakan fitur diskusi daring. Para pemilik akun dapat melakukan komunikasi dua arah untuk melaksanakan budidaya perkebunan berkelanjutan.

Jatmiko Santosa Ciptakan Hattrick Finansial di PTPN V, Berpotensi Quattrick

Perusahaan menyiapkan kolom diskusi dan admin khusus untuk menjawab pertanyaan para petani.

Lebih jauh, Jatmiko turut menjelaskan bahwa sejak awal, semangat berdirinya PTPN V adalah untuk tumbuh dan berkembang bersama petani.

Dalam empat tahun terakhir, ragam transformasi yang diusung PTPN V salah satunya adalah mengembalikan perusahaan tersebut kembali ke khitahnya.

“Dan Alhamdulillah, program bibit sawit unggul bersertifikat kepada petani ini mendapat atensi dari Menteri BUMN Bapak Erick Thohir,” kata Jarmiko.

Ini Kata Jatmiko Santosa Soal Aplikasi Smartcoop KUD Tani Sejahtera

“Beliau mengapresiasi program ini karena disaat perusahaan lainnya menutup kran bibit unggul, PTPN V justru membuka selebar-lebarnya,” tegas Jatmiko Santosa.(T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com