Negara Ini Jadi Pembeli Terbanyak CPO Asal Indonesia

oleh -405 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, MUMBAI – Dari sederet negara yang menjadi pembeli minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) asal Indonesia, India menjadi negara pembeli terbanyak untuk setiap tahunnya.

Hal tersebut, seperti keterangan resmi yang diperoleh InfoSAWIT SUMATERA, Jumat (6/10/2023), diungkapkan oleh Wakil Meteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, saat berada di Mumbai, India.


Politisi dari Partai Golkar ini berada di sana unruk menghadiri acara konferensi Globoil India 2023, The 52nd Solvent Extractors’ Association of India Annual General Meeting & Annual Awards Function (SEA AGM) dan Inaugural and Keynote Session of The Globoil India 2023.

Kehadiran Wamendag Jerry dalam kegiatan ini juga merupakan rangkaian agenda Misi Bersama (Joint Mission) Dewan Negara-negara Produsen Minyak Kelapa Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC).

Untung Ada India dan Bangladesh, Dapat Cuan dari Ekspor CPO

“India merupakan mitra strategis bagi Indonesia di sektor minyak kelapa sawit. Nilai ekspor minyak sawit Indonesia ke India merupakan yang tertinggi,” kata putra politisi Partai Golkar Theo Sambuaga ini.

Nilai ekspor CPO Indonesia ke India, kata Wamendag, mencapai USD 5,32 miliar dan mencakup kurang lebih 18 persen dari total ekspor minyak sawit Indonesia ke dunia.

Nilai tersebut, ujar Wamendag, juga terus meningkat dari tahun ke tahun dengan tren pertumbuhan sekitar 12,46 persen.

Menurutnya, ekspor minyak sawit Indonesia ke India pada 2022 tercatat sebesar 4,9 juta ton atau meningkat 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jaga Pasar India, Wamendag Jerry Sambuaga Pimpin Delegasi CPOPC ke Mumbai

Wamendag bilang nilai tersebut memberikan kontribusi sebesar 18 persen terhadap total nilai ekspor minyak sawit yang berjumlah USD 5,32 miliar.

Dalam kesempatan tersebut Wamendag Jerry juga menjelaskan peran penting sektor kelapa sawit terhadap perekonomian nasional Indonesia.

Menurutnya, sektor minyak kelapa sawit Indonesia menyumbang sekitar USD 29,66 miliar pada pendapatan ekspor 2022 dan menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja.

“Pendapatan tersebut menempatkan produk minyak sawit pada peringkat pertama pendapatan ekspor sektor nonmigas selama lima tahun terakhir,” tegas Wamendag Jerry Sambuaga.

Perhatikan Petani Swadaya, Ini yang Dilakukan CEO RSPO JD D’Cruz di India

Sekilas tentang Solvent Extractors’ Association of India (SEA) adalah asosiasi pengusaha dan industri di India yang bergerak dalam bidang ekstraksi pelarut (solvent extraction) yang termasuk pengolahan minyak nabati.

SEA dibentuk pada tahun 1963 dan beranggotakan sebanyak 875 anggota, termasuk 350 pabrik pengolahan minyak nabati dengan total produksi mencapai 30 juta ton.

Sedangkan Globoil India merupakan konferensi dan pameran internasional di sektor minyak nabati(edible oil) dan perdagangan pertanian (agri-trade).

Gelontorkan USD 1,4 Miliar, India Menargetkan Punya 1 Juta Ha Kebun Sawit

Kegiatan ini biasanya diadakan setiap tahun di India. Kegiatan pada tahun ini menandai perhelatan yang ke-26 dan dihadiri oleh lebih dari 1.500 pengunjung.(T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com