Punya 100.000 Ha Kebun Sawit, Program PSR Plus Tumpang Sari Jadi Role Model bagi Sergai

oleh -961 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, SEI RAMPAH– Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadikan sistem tumpang sari atau tanaman sela sebagai salah satu role model untuk sektor pertanian.

Hal ini dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, sekaligus untuk meningkatkan ketahanan pangan.


Hal ini disampaikan oleh Bupati Sergai, Darma Wijaya dalam kegiatan penanaman perdana terkait Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Desa Bah Sidua-dua Kecamatan Serbajadi, Jumat (4/8/2023) sore.

Sempat Tertunda Sepekan, Mentan SYL Bakal ke Medan dan Sergai

Kegiatan yang dibarengi dengan tumbang chipping tersebut diresmikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan dihadiri sejumlah pihak yang terkait.

Seperti Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan, Direktur Jenderal  Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah, Direktur Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Ali Jamil Harahap.

Ketua Rumah Sawit Indonesia (RSI) sekaligus petinggi PT PD Paya Pinang, H. Kacuk Sumarto, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan Edwin Lubis, Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumut Mino Lesmana, dan lainnya.

Segini Luas Perkebunan Kelapa Sawit Milik Rakyat di kabupaten Sergai

Kata Bupati yang akrab disapa Bang Wiwiek ini, sistem tumpang sari dilakukan karena Sergai memiliki 100.000 hektar (Ha) perkebunan sawit, dan 22.000 Ha di antaranya adalah milik rakyat.

Kata dia, saeit dan tumpang sari  menjadi role model bagi kabupaten berjuluk Tanah Bertuah Negeri Beradat itu untuk mendongkrak perekonomian masyarakat.

”Selain menjadi salah satu lumbung padi di Sumut, Kabupaten Sergai juga sangat berpotensi dalam hal perkebunanya, khususnya perkebunan kelapa sawit,” ujar Bupati.

PT BOSS Bantu Pengadaan Pupuk ke Petani di Sergai

Kata Bang Wiwik, Pemkab Sergai juga sedang melirik dan mengupayakan tanaman uni kayu sebagai tanaman sela di perkebunan sawit.

Apalagi, kata dia, Kabupaten Sergai juga menjadi sentra pertanian ubi kayu dan memiliki 22.000 Ha ladang tanaman ubi kayu.

Ia mengingatkan kalau Program PSR sendiri sudah dilaksanakan di Sergai pada tahun 2017 dan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Panen Perdana Hasil PSR di OKI, Ini Harapan Mentan SYL

Saat itu, ujar Bupati, Presiden Jokowi bahkan hadir langsung di area penanaman perdana Program PSR di Kecamatan Dolok Masihul.

“Dan hari ini Pak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beserta jajaran hadir kembali untuk menanam kelapa sawit di tempat kami,” kata Bupati.

Mudah-mudahan, ujar Bupati, apa yang dilakukan saat ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan tentunya mampu meningkatkan perekonomiannya,.(T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com