Dalam Pelaksanaan Program PSR 2023, Ditjenbun Sediakan Kesatria bagi Petani Sawit

oleh -949 Dilihat

InfoSAWIT SUMATERA, BOGOR – Program peremajaan sawit rakyat (PSR) di tahun 2023 ini akan kembali dilaksanakan pihak Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian.

Nah, untuk mendukung PSR tersebut, Ditjenbun akan menopangnya dengan program kelapa sawit tumpang sari tanaman pangan atau disingkat Kesatria.


Dari keterangan resmi yang diperoleh InfoSAWIT SUMATERA, Senin (30/1/2023), diketahui hal itu diungkapkan oleh Andi Nur Alam Syah.

Ia adalah Direktur Jenderal pada Ditjenbun Kementan. Andi mengungkapkan hal itu dalam acara rapat kerja nasional (Rakernas) Ditjenbun di Bogor pada akhir pekan lalu.

Alokasi APBN Terus Berkurang Setiap Tahun, Ini yang Dilakukan Ditjenbun ke Perkebunan

Kata Andi, Pemerintah terus mendorong petani yang sedang melakukan Program PSR bisa turut menjalankan Program Kesatria.

Ia mengatakan hal itu berguna karena dapat membantu petani meringankan berbagai kendala yang terjadi di lapangan.

“Semoga ke depannya Program Kesatria ini dapat menjadi pilihan dan memberikan manfaat bagi para petani, pelaku usaha perkebunan dan masyarakat,” harapnya.

Ia menyebutkan, Program Kesatria juga sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan di kalangan masyarakat.

Tokoh Ini Minta Hilirisasi Produk Perkebunan di Tingkat Kabupaten Harus Mencapai 20 Persen per Komoditas

Ia juga mengungkapkan, Program Kesatria digelar sebagai upaya Ditjenbun untuk terus berupaya aktif meningkatkan produktivitas komoditas perkebunan.

Pihaknya juga terus membangun kemandirian dalam penyediaan minyak goreng melalui pabrik minyak goreng (Pamigo) yang berbasis korporasi perkebunan rakyat.

Sekadar mengingatkan, Pamigo sendiri sudah diluncurkan dalam kegiatan Perkebunan Expo (BunEx) di Jakarta Convention Center (JCC) Hall B, Rabu (21/12/2022).

Selain Program Kesatria dan Pamigo, Dirjen Perkebunan mengatakan, Ditjenbun kini tengah menjalankan Program Elaborasi Rintisan Bisnis Perkebunan Indonesia (Perintis).

Enggak Mesti 25 Tahun, Umur Tanaman 7 Tahun Bisa Ikut PSR, Asal …

Agar semua program itu bisa berjalan maksimal, Dirjen Perkebunan menegaskan perlunya kolaborasi dan keterlibatan antarkementerian dan lembaga. (T5)

Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.


Bila Anda memiliki informasi dan rilis tentang industri sawit, Silahkan WhatsApp ke Redaksi InfoSAWIT Sumatera atau email ke sawit.magazine@gmail.com (mohon dilampirkan data diri)

Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT atau email ke sawit.magazine@gmail.com